Es Kopi Trauma

Kenalkan namaku Aldi, aku anak terakhir dari empat bersaudara. Aku berasal dari Palembang Sumatera Barat. Saat ini aku kuliah di salah satu universitas swasta di Tangerang. Aku kuliah di Tangerang karena adik dari Ibuku pernah merantau untuk bekerja disana. Tidak pernah terlintas dalam pikiranku untuk pergi meninggalkan tempat kelahiranku. Dari dulu aku anak yang sangat manja. Apa yang aku inginkan selalu diberikan oleh orang tuaku.

Usiaku sudah mulai dewasa. Aku harus merubah diriku, dari sikap sampai perilaku. Waktu yang dinantikan tiba, aku tiba di Tangerang. Tempat dimana aku tidak pernah menginjakkan kakiku disana. Aku diantar oleh pamanku untuk daftar kuliah, melihat lingkungan kampus sampai mencari kosan untuk aku tinggal.

Hari pertama kuliah aku terlihat seperti orang yang kebingungan. Aku Sangat canggung dan tidak percaya diri karena pertama kalinya aku merasakan situasi seperti ini. Saat masuk ruang kelas, aku pun terdiam dan tidak pernah menyapa teman-temanku.

Suatu hari ketika aku sedang duduk sambil mencatat tulisan di papan tulis, tiba-tiba ada seorang lelaki berambut belah tengah yang menyapaku “hai kenalkan namaku Reno, siapamu namamu?,” sambil mengulurkan tangannya. “Namaku Aldi,” jawabku sambil berjabat tangan. Setelah pertemuan itu aku dan Reno berteman dan melakukan aktivitas di kampus selalu bersama-sama.

Setelah pulang kuliah, aku mengajak Reno untuk bermain di kosanku yang jaraknya tidak jauh dari kampus. Walapun ukuran kamarnya tidak terlalu besar tetapi kosan adalah tempat ternyaman setelah aku melakukan berbagai aktivitas. Selama di kosan Reno mengenaliku berbagai macam hal, mulai dari kuliner, musik, dan apapun yang tidak pernah aku ketahui sebelumnya.

Penjual es warna-warni depan kosan sudah membereskan dagangannya menandakan hari sudah mulai sore dan Reno harus menjemput Ibunya. Kosanku kembali sepi, aku menutup pintu dan jendela lalu tidur.

“ting,’ bunyi yang keluar dari telepon genggamku yang berisi kiriman uang dari orang tuaku. Mengawali hari dengan senyuman, aku bergegas ke kampus untuk mengikuti mata kuliah seperti biasanya. Setelah pulang dari kampus aku mampir ke rumah makan yang Reno beritahukan kepadaku. Untuk membeli makanan yang akan aku santap nanti saat tiba di kosan.

Hari sudah sore dan aku lupa kalau tepat pukul empat sore aku membuat janji untuk kerja kelompok bersama teman kelasku termasuk Reno. Kita berkerja kelompok di salah satu kedai kopi yang lokasinya tidak jauh dari pusat kota. Suasananya sangat nyaman, walaupun ramai tetapi tetap tenang.

Seperti biasa disaat teman-temanku memesan kopi. Baik dingin maupun panas. Aku tetap setia memesan es teh manis, yang menurutku minuman terbaik yang sering aku minum. Selain rasanya enak harganya juga murah walaupun lebih murah kalau aku buat sendiri. Meski Begitu Reno sering menawariku kopi sedangkan aku sering mengatakan kepadanya kalau aku tidak suka minum kopi.

Tetapi bukan tanpa alasan Reno melakukan itu, ia melakukannya karena sampai hari ini aku tidak pernah cerita kenapa aku tidak suka minum kopi. Setelah asik mengerjakan tugas bersama teman-teman, aku kembali ke kosan diantar oleh Reno.

Saat aku membaca berita di sosial media, aku melihat kalau Perusahaan tempat ayahku bekerja mengalami kesulitan dan pendapatan Perusahaan menurun. Tidak lama aku membaca berita, ibu menelepon dan memberitahukan tentang berita itu. Karena kondisi keuangan ayah dan keluarga sedang tidak baik-baik saja. Aku diminta untuk lebih hemat dan mengatur keuangan dengan baik.

Waktu berjalan begitu cepat dan aku sudah tiga tahun kuliah dan tinggal disini. Keuangan Keluarga masih belum membaik dan kebutuhan terus meningkat. Setelah berfikir dan berdiskusi dengan Reno, aku memutuskan untuk mencari uang tambahan dengan cara bekerja.

Mencari info lowongan kerja di internet dan mengelilingi kota. Tetapi aku belum menemukan perkerjaan yang cocok dengan kriteria dan kemampuanku. Saat sedang beristirahat di pinggir jalan, aku melihat info lowongan kerja yang menempel di depan pintu. Walaupun aku mengetahui kalau lowongan perkerjaan itu untuk membuat kopi, aku tetap menanyakan info tersebut dan memberikan berkas berisikan lamaran pekerjaan.

Siang hari saat sedang membereskan kamar kos, aku mendapatkan notifikasi kalau aku keterima kerja sebagai pembuat kopi. Padahal waktu itu  aku hanya iseng dan lelah karena usahaku dalam mencari pekerjaan tak kunjung berhasil. Karena keadaan sudah mendesak aku tetap berkerja di kedai kopi yang jaraknya tidak jauh dari kampusku.

Aku bekerja di kedai kopi setelah aku menjalani rutinitas sebagai mahasiswa. Awalnya memang berat tetapi ketika melakukannya dengan Bahagia makan akan terasa ringan. Terlebih dengan kondisi keuanganku saat ini. Saat waktu istirahat tiba, teman-temanku selalu mengajakku untuk makan dan minum kopi bersama tetapi aku selalu menolaknya. Teman-temanku terheran-heran setelah aku bercerita kalau aku tidak suka minum kopi. “kamu kan seorang pembuat kopi tapi kok tidak suka minum kopi?,” tanya bang raka salah satu barista senior di kedai ini. “gapapa bang, memang belum suka aja,” jawabku.

Setelah empat tahun kuliah, akhirnya aku lulus. Walaupun dengan nilai yang cukup membuat orang tuaku tersenyum. Bagiku menyelesaikan kuliah dengan tepat waktu merupakan kebanggan tersendiri karena tidak menghabiskan uang begitu banyak. Aku sedikit terharu karena aku bisa kuliah dan bekerja di waktu bersamaan dan  keduanya berjalan dengan lancar. Karena tugasku di Tangerang sudah selesai maka aku akan kembali ke kampung halamanku di Palembang.

Sebelum pulang, aku menyempatkan waktu untuk berkumpul dengan teman-teman yang sudah menemaniku selama di Tangerang.  Saling bertukar cerita, tertawa bersama-sama dan bermain permainan yang disediakan oleh kedai. Malam semakin larut dan waktunya kita untuk pulang. Saat sedang berpelukan, tiba-tiba Reno berbisik kepadaku “ untuk terakhir kalinya, apa yang membuat kamu tidak suka minum kopi?,’’.  “ waktu sekolah saat mau beli es kopi, tiba-tiba pria dengan rambut panjang dan bibir bewarna merah menciumku,” jawabku sambil bergegas menuju pintu keluar kedai.

Share This Post

What are you looking for ?

Find some desired keywords.